Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

BAGIKAN

Share on whatsapp

ragam misinformasi

dari mana saja misinformasi berasal?
Di bawah ini adalah beberapa jenis penyebar informasi.

Si Tukang Tipu

Si Tukang Tipu

MODUS: Si Tukang Tipu akan berusaha untuk menghasilkan uang dari segala jenis krisis. Biasanya mereka mengambil kesempatan dari ketakutan. Misalnya, mereka mengklaim punya jamu yang bisa menyembuhkan COVID-19. Mereka mungkin mengiklankan diri lewat sosial media untuk menjebak kamu.

MOTIVASI: Mereka ingin mengambil uang yang kamu dapat dengan kerja keras.

CARA MENGENALI MEREKA : Biasanya mereka sering menggunakan kalimat “obat rahasia ini tidak dipublikasikan oleh pemerintah/dokter/media…” atau “mau obat manjur penangkal Corona?” dan meminta kamu untuk menghubungi mereka lewat telepon.

Simpatisan Konspirasi

MODUS: Simpatisan Konspirasi cenderung percaya bahwa ada penjelasan sensasional dibalik sebuah fenomena. Biasanya mereka menggabungkan sembarang informasi untuk membentuk opini tentang berita tertentu. Biasanya mereka suka membagikan tautan ke website aneh yang belum pernah kamu dengar sebelumnya.

MOTIVASI: Mereka tidak percaya dengan segala sesuatu.

CARA MENGENALI MEREKAMereka beroperasi dengan menyebarkan keraguan. Mereka sering bertanya seperti “terus… kenapa virusnya datang dari Cina?” atau “kenapa Bill Gates sudah bicara tentang pandemi sejak lama?” dan menjawab pertanyaan tersebut dengan informasi yang sangat ngawur dan jauh dari kenyataan.

Si Tukang Gossip

Si Tukang Gossip

MODUS: Misinformasi juga bisa disebarkan oleh mereka yang suka bergosip. Ini adalah orang-orang yang mudah percaya dan juga suka menyebarluaskan rumor. Mereka sering membagikan informasi yang mereka pikir benar, walaupun informasinya bisa dipertanyakan. Selain itu, mereka juga suka melebih-lebihkan sebuah cerita dan menyebarkannya lewat media sosial.

MOTIVASI: Mereka ingin menjadi sumber perhatian dan selalu ingin jadi sumber berita pertama.

CARA MENGENALI MEREKA : Biasanya postingan mereka sering berisi kalimat “dengar-dengar…” atau “konon katanya…” dan diakhiri dengan anjuran berisi opini pribadi mereka.

Si Perwira Ideologi

MODUS: Perwira Ideologi membelokkan semua jenis informasi agar sesuai dengan kepentingan ideologisnya. Mereka juga sering menebengi teori-teori konspirasi untuk memvalidasi ideologinya. Yang membedakan mereka dengan si Simpatisan Konspirasi adalah Perwira Ideologi sebetulnya tidak percaya dengan teori konspirasi, mereka hanya menggunakan teori konspirasi itu untuk memuluskan agenda mereka.

MOTIVASI: Meyakinkan publik bahwa ideologi mereka paling benar.

CARA MENGENALI MEREKA : Mereka sering berbagi informasi yang cenderung memojokkan lawan ideologi mereka

Si Provokator

Si Provokator

MODUS: Si Provokator senang ketika melihat orang bingung dan gelisah. Mereka sering membagikan informasi yang tidak jelas dan bersifat acak.

MOTIVASI: Tujuan utama si Provokator adalah untuk menyebabkan kekacauan. Kadang mereka ingin membuktikan bahwa mereka bisa menyebarkan bibit keresahan dengan satu postingan di media sosial.

CARA MENGENALI MEREKA : Para Provokator sering bersembunyi dibalik akun tanpa nama atau tanpa foto. Mereka juga sering menggunakan foto dan nama palsu untuk melindungi identitas sebenarnya. Berhati-hatilah ketika mendapat informasi dari akun-akun seperti ini.